Ucup

Arsip untuk ‘Akuntansi Koperasi’ Kategori

Akuntansi Koperasi p-2

In Akuntansi Koperasi on Februari 13, 2009 at 2:51 am

Akuntansi Koperasi

Pertemuan ke-2

Dosen :

Rumus akuntansi dasar :

p-2-bagan1

Contoh Soal :

Koperasi “MAKMUR” didirikan pada tanggal 1 januari 2009 oleh 25 orang pendiri, dengan Simpanan Pokok (SP) sebesar Rp.100.000,- dan Simpanan Wajib/bln (SW) sebesar Rp.25.000,-/bln. Unit yang pertama aktif adalah waserda, aktivitas yang terjadi adalah sebagai berikut :

02 jan’09 Diterima setoran Simpanan Pokok dari 15 anggota.

03 jan’09 Diterima setoran Simpanan Wajib dari 12 anggota.

05 jan’09 Dibeli peralatan kantor senilai Rp.1.000.000,-

08 jan’09 Dibeli perlengkapan kantor senilai Rp.100.000,-

10 jan’09 Dibeli barang dagangan secara kredit senilai Rp.5.000.000,-

17 jan’09 Partisipasi Bruto selama satu minggu (11-17 jan’09) sebesar Rp.2.750.000,-

18 jan’09 Penjualan tunai selama satu minggu (12-18 jan’09) sebesar Rp.1.000.000,-

21 jan’09 Diterima pinjaman kredit dari Bank sebesar Rp.10.000.000,-

25 jan’09 Partisipasi bruto tunai (18-25 jan’09) sebesar Rp.2.000.000,-

29 jan’09 Dibayar gaji karyawan sebesar Rp.500.000,- dan honor pengurus sebesar Rp.250.000,-

Buatlah :

  1. Buku Jurnal
  2. Buku Besar
  3. Neraca
  4. PHU (partisipasi Hasil Usaha)

Jawab :

p-2-bagan2

p-2-bagan3

p-2-bagan4

PHU = SPA + Laba/Rugi

diketahui :

Koperasi membeli Rp.5.000.000,-

Margin Koperasi = 20% x Rp.5.000.000,- = Rp.1.000.000,-

Bunga Bank / Interest = Rp.100.000,-/bln

Pajak (pph) / Tax = 10%

Partisipasi Bruto : Penjualan = Rp.4.750.000,- :  Rp.1.000.000,-

= 4,75 : 1

maka dapat diketahui :

BOPKA

Biaya Gaji karyawan = 4,75  :  5,75  x  Rp.500.000,-  =  Rp.413.043,-

Biaya Honor pengurus = 4,75  :  5,75  x  Rp.250.000,-  =  Rp.206.521,-

Total BOPKA = Rp.619.564,-

BOPNA

Biaya Gaji karyawan = 1  :  5,75  x  Rp.500.000,-  =  Rp.86.956,-

Biaya Honor pengurus = 1  :  5,75  x  Rp.250.000,-  =  Rp.43.478,-

Total BOPKA = Rp.130.434,-

PHU

p-2-bagan5

PHU = SPA + Rugi/Laba

PHU = Rp.223.044,-   +   Rp.46.958,-

PHU = Rp.270.002,-

Contoh Soal :

Diketahui :

  • Partisipasi Bruto Rp.40.000.000,-
  • Penjualan Rp.10.000.000,-
  • Biaya-Biaya Operasional Koperasi :
  1. Biaya Gaji Rp.300.000,-
  2. Biaya Upah Rp.100.000,-
  3. Biaya ATK Rp.100.000,-
  4. Biaya Perjalanan Rp.500.000,-
  5. Biaya Listrik dan Telepon Rp.400.000,-
  6. Biaya Penjualan Rp.600.000,-
  7. Biaya Honor Pengurus Rp.100.000,-

Susunlah PHU Koperasi tersebut.

Akuntansi Koperasi p-1

In Akuntansi Koperasi on Februari 13, 2009 at 12:41 am

Akuntansi Koperasi

Rangkuman Pertemuan Ke-1

Dosen :

Proses Akuntansi Umum (General Accounting) :

  • Pencatatan = Buku Jurnal
  • Penggolongan = Buku Besar
  • Pengikhtisaran =
  1. Neraca Saldo
  2. Adjusment / Penyesuaian (apabila diperlukan)
  3. Laporan Keuangan

Proses Akuntansi Koperasi :

  • Neraca

· Neraca adalah Keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan yang terdiri dari Aktiva, Hutang dan Ekuitas.

· R/L adalah keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan yang terdiri dari pendapatan dan biaya pada suatu periode.

· Lap.Perub.Modal adalah keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan mengenai perubahan modal pada suatu periode.

· Sisa Partisipasi Usaha (SPA) adalah keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan yang terdiri dari partisipasi bruto dan biaya pelayanan koperasi kepada anggotanya pada suatu periode.

· Perhitungan Hasil Usaha (PHU) = SPA + R/L

  • Partisipasi Hasil Usaha

Partisipasi adalah keikutsertaan anggota dalam aktifitas koperasi.

Contoh Partisipasi :

1. Partisipasi Modal :

a. Simpanan Pokok

b. Simpanan Wajib

c. Simpanan Sukarela

2. Partisipasi Pemanfaatan Pelayanan, contoh : Menabung, meminjam, membeli dan menjual sehingga menghasilkan Pendapatan dan Penjualan atau disebut juga Partisipasi Bruto.

Bagan :

bagan1

Partisipasi Pemanfaatan Pelayanan

Menabung, Meminjam

Membeli, Menjual

Pendapatan dan Penjualan

Partisipasi Bruto

Pemisahan pencatatan aktifitas yang dilakukan oleh anggota dan non anggota yang didasarkan pada omzet anggota dan non anggota:

  • Aktifitas yang dilakukan oleh Anggota disebut Partisipasi.
  • Aktifitas yang dilakukan oleh non anggota disebut Transaksi

Bagan 2:

bagan2

Contoh bagan PHU :


bagan3

Anggota

Biaya Operasional Kepada NonAnggota (BOPNA) (-)

Laba Kotor Usaha / Bruto

Harga Pokok Penjualan (-)

Penjualan

Biaya Operasional Kepada Anggota (BOPKA) (-)

Partisipasi Netto

Harga Pokok Pelayanan (-)

Partisipasi Bruto

Non Anggota

Laba Bersih Usaha / Netto

Partisipasi Netto

  • Partisipasi Ekonomi Anggota

1. Manfaat Ekonomi Langsung = Harga Koperasi < Harga Pasar

2. Manfaat Ekonomi Tidak Langsung = Pembagian SHU untuk anggota

PEA = MEL + METL

Demosi Ekonomi Anggota apabila Harga Koperasi > Harga Pasar

  • Ekuitas
  • Arus Kas
  • Laporan Partisipasi Anggota
  • Laporan Keuangan

Akuntansi Koperasi P-1

In Akuntansi Koperasi on Januari 31, 2009 at 9:52 am

Akuntansi Koperasi

Rangkuman Pertemuan Ke-1 tanggal 29 Januari 2009
Dosen :

Proses Akuntansi Umum (General Accounting) :
Pencatatan                        =            Buku Jurnal
Penggolongan                   =            Buku Besar
Pengikhtisaran                  =         1. Neraca Saldo
2. Adjusment / Penyesuaian (apabila diperlukan)
3. Laporan Keuangan

Proses Akuntansi Koperasi :

  • Neraca

• Neraca adalah Keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan yang terdiri dari Aktiva, Hutang dan Ekuitas.
• R/L adalah keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan yang terdiri dari pendapatan dan biaya pada suatu periode.
• Lap.Perub.Modal adalah keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan mengenai perubahan modal pada suatu periode.
• Sisa Partisipasi Usaha (SPA) adalah keadaan yang menggambarkan kondisi keuangan yang terdiri dari partisipasi bruto dan biaya pelayanan koperasi kepada anggotanya pada suatu periode.
• Perhitungan Hasil Usaha (PHU) = SPA + R/L

  • Partisipasi Hasil Usaha

Partisipasi adalah keikutsertaan anggota dalam aktifitas koperasi
Contoh Partisipasi :
1. Partisipasi Modal
a. Simpanan Pokok
b. Simpanan Wajib
c. Simpanan Sukarela
2. Partisipasi Pemanfaatan Pelayanan, contoh : Menabung, meminjam, membeli dan menjual sehingga menghasilkan Pendapatan dan Penjualan atau disebut juga Partisipasi Bruto.

Bagan :
Partisipasi Bruto
Pemisahan pencatatan aktifitas yang dilakukan oleh anggota dan non anggota yang didasarkan pada omzet anggota dan non anggota:
• Aktifitas yang dilakukan oleh Anggota disebut Partisipasi.
• Aktifitas yang dilakukan oleh non anggota disebut Transaksi.

Bagan :
Partisipasi Transaksi

Akuntansi Koperasi

  • Partisipasi Ekonomi Anggota

1. Manfaat Ekonomi Langsung = Harga Koperasi < Harga Pasar
2. Manfaat Ekonomi Tidak Langsung = Pembagian SHU untuk anggota
PEA = MEL + METL
Demosi Ekonomi Anggota apabila Harga Koperasi > Harga Pasar

  • Ekuitas
  • Arus Kas
  • Laporan Partisipasi Anggota
  • Laporan Keuangan

Catatan :

Rangkuman yang saya buat masih sangat memungkinkan apabila terjadi kesalahan, baik itu dalam tulisan maupun dalam pengertian. Tujuan saya menulis rangkuman tersebut adalah untuk mengingat kembali hasil pembelajaran saya selama mengikuti perkuliahan tersebut. dan juga untuk merealisasikan pelajaran saya dari Bpk.Romi Satria Wahyono.

—– Tetap Semangat —–

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.