Kenapa harus bayar kalo bisa gratis?
Mungkin itu yang menjadi dasar pemikiran bagi sebagian orang untuk mencoba membuat segala sesuatunya menjadi free alias gratis
termasuk juga dalam masalah internet, pada umumnya banyak sekali alternatif pilihan akses internet yang ditawarkan oleh para internet provider dengan variasi paket harga yang bermacam-macam, mulai dari 100 ribu ampe jutaan rupiah perbulannya, tergantung dari kecepatan akses dan layanan yang diberikannya.
tapi saya tidak akan membahas itu sekarang, disini saya mau berbagi cerita pengalaman pribadi saya tentang cara pembuatan Antena Kaleng, untuk tutorialnya mungkin sudah banyak yang menyediakannya di Blog-Blog yang lain, cukup cari di google kemudian masukan kata kunci “Antena Kaleng Tutorial” dan wualaaah… anda akan menemukan tutorial-tutorial dari berbagai type manusia he..he..he..
Setelah saya pelajari dari berbagai sumber yang ada ternyata “kelihatannya” proses pembuatannya sangat mudah, tinggal beli bahan-bahannya kemudian rakit sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang ada
tapi… ternyata tidak semudah itu, ada kendala-kendala yang menurut saya cukup merepotkan, diantaranya adalah :
- Pembelian bahan-bahan yang cukup sulit ditemukan, yaitu :
a. Kabel coaxial / kabel RG 58 (jenis kabel ini jarang tersedia)
b. Socket / connector SMA ( ampe sekarang ga dapet-dapet
)
c. PCI Wifi Adapter (beberapa model ini berbeda-beda jacknya / dudukan buat connector SMA nya)
- Pemasangan antena (pointing) yang cukup sulit karena harus dipasang di spot yang tepat agar mendapat signal yang maksimal. dan ingat pointing antena harus bebas hambatan (kek jalan TOL aja hehehe..) terhadap AP nya
- Ketersediaan AP (Access Point) / Hotspot yang ada disekitar rumah / kosan kita. karena apabila antena kita kurang kuat penerimaannya maka jumlah AP yang tersedia juga akan semakin kecil. disamping itu juga ada beberapa AP yang tidak memberikannya secara bebas alias diproteksi, untuk itu kita harus pandai-pandai untuk mengakalinya dengan software crackernya. atau ada juga yang kelihatannya unprotected tapi sama sekali tidak bisa diakses, padahal signalnya cukup kuat
hal itu biasanya jenis AP server.
Apabila ketiga hal diatas bisa diatasi dengan benar maka saya jamin anda telah sukses membuatnya
tapi apabila anda mengalami hambatan seperti saya, mari kita diskusikan disini
ada juga berbagai trick dengan memakai Wajan (wajan bolic), atau antena kaleng yang dipadukan dengan USB Wifi, atau dengan menggunakan USB Wifi yang menjadi adapternya, dan masih banyak lagi trick-trick yang lainnya
atau anda mempunyai cara yang baru?
Files yang mungkin berguna untuk membuat antena kaleng:
Jenis-jenis / Model Antena Kaleng USB (Antena kaleng yang memakai USB Wireless Adapter) beserta cara pembuatannya :
- Clamp_Lamp_Wifi_Extender
- Uni-Directional-WIFI-Range-Extender
- Wifi-Signal-Strainer-WokFi
- Wireless-Internet-Cantenna
- Cara untuk memperpanjang Kabel USB (USB Extender)
—- Selamat Mencoba —-
Bisa kesamber petir ga? mantap bro.
hahahaha
kalo mungkin si mungkin saja, tapi yang pasti alasan utama petir nyamber kan karena petir nangkep ION+ yang ada di daerah yang paling tinggi, jadi selama ada benda bermuata ion+ yang lebih tinggi dari antena kaleng kita (kek antene TV, Pohon, Gedung, rumah, pengkal petir dll) dijamin petir ga mampir dah
hehehe
Thanx bro
antena kaleng sama ga c cup sama anterna yang dari tutup panci?
Prinsipnya sama ja bro cuman beda bahan doang
kalo pake tutup panci ato wajan itu pake pinsip parabolic rumusnya juga beda titik pengumpulan signalnya ada di tengah2 depan, terus biasanya pake adapter USB sebagai penerimanya tapi kesulitannya itu di Kabel USB nya, soalnya kalo pake kabel USB biasa ga bakalan kedetect adapternya, musti pake USB xtention yang ada chipnya (bwt penguatan signal) soalnya kabel USB loss powernya gede BGT.
Kalo antena kaleng Wireless adapternya pake PCI, jadi pake kabel coaxial, ato kabel RG 58, loss powernya cuman 1dbm/meter. tapi makin panjang kabel makin gede lossnya, jadi di usahakan seminimal mungkin pemakaian kabelnya biar signalnya makin kuenceng larinya
hehehe
Mas ucup ,salam kenal, saya alami hal yang mas ucup tulis di point 3, yang signal full dan unprotected tapi nggak bisa akses internet , kata mas ucup jenis ap server, gimana solusinya ? Mohon pencerahannya yaa , thanks
@anang
saya sendiri lagi sibuk ngurusin kerjaan ma kulia. jadi waktu luang saya tersita banyak.
kalo masalahnya gitu dicoba dicari posisi AP nya, kalo towernya kliatan datengin aja, cuman biasanya server tersebut tidak gratis alias berbayar, setelah ada kesepakatan dengan pemiliknya baru dibuka aksesnya untuk kita.
untuk solusi lain ada trik (cracking) untuk mendapatkan akses nya secara gratis, tapi sayang saya ga tau, tapi saya pernah baca artikelnya di Yogya Free coba aja cari-cari disana, maaf saya ga bisa bantu