- Peraturan #1: Tutup semua Tags Code yang telah dibuka.
Semua kode tag ada diantara “<” dan “>”; contoh-contoh tag yang sering digunakan dalam tema wordpress :
< ul> unordered list (daftar acak)
fungsinya adalah untuk membuat daftar dengan simbol atau bullet.
< li> list (daftar)
fungsinya adalah sebagai pemisah dari setiap daftar yang digunakan.
< /li> end of list (akhir dari daftar)
fungsinya adalah untuk menutup dari tag list tersebut.
< /ul> end of unordered list (akhir dari daftar acak)
fungsinya adalah untuk menutup tag unordered list.contoh :
< ul>
< li>daftar #1< /li>
< li>daftar #2< /li>
< li>daftar #3< /li>
< /ul>
< ?php = untuk menggunakan kode PHP
value_value()= untuk memasukan perintah PHP
; ?> = untuk menutup perintah kode PHP
contoh :
= adalah contoh kode untuk mengeksekusi (memasukan) file header.php
semua tag yang telah dibuka itu wajib untuk di tutup untuk mengakhiri dari perintah tag tersebut - Peraturan #2 : Semua tema sedikitnya harus mempunyai 2 file, yaitu index.php dan style.css, indext.php adalah isi dari semua perintah untuk tema yang kita buat, dan style.css adalah perintah untuk mengatur tampilan dari tema yang kita buat.
dan ini adalah contoh lengkap daftar file dalam sebuah tema :- style.css
- index.php
- home.php
- single.php
- page.php
- archive.php
- category.php
- search.php
- 404.php
- comments.php
- author.php
- date.php
Setiap tema mempunyai isi file yang berbeda-beda, itu berarti perintah-perintah dan tampilannya pun akan jauh berbeda pula, itu tergantung dari kreatifitas individu masing-masing, dan tutorial ini hanya akan memberikan dasar-dasar dari pembuatan tema yang sangat sederhana, dan ditujukan untuk orang yang awam tentang bahasa pemograman seperti PHP dan HTML yang notabene adalah inti dari bahasa pemograman yang harus dikuasai dalam membuat tema wordpress.
Masih banyak kode-kode yang lain yang akan dipelajari dalam pelajaran-pelajaran berikutnya, tapi pastikan bahwa kita telah memahami dalam tata cara penulisan kode yang benar agar tidak terjadi eror dalam penulisannya, dan pastikan semua kode-kode tersebut di tulis sendiri, jangan hanya Copy-Paste agar kita lebih terbiasa dalam penulisan kodenya.
Pelajaran berikutnya
Kembali ke WP Theme Tutorial
Catatan :
Semua Pelajaran yang saya tulis hanyalah terjemahan bebas dari sumber, dengan sedikit perubahan-perubahan yang saya anggap perlu agar dapat mempermudah dalam pemahamannya, dan apabila ada kesalahan yang saya buat saya mohon koreksinya.
terimakasih.
Mantap cup tutorialnya terus bagi pengalaman bro.
hkhkhkhkhk
kopas kopas
hkhkhkhkhk